Komunikasi Antar Budaya

Standar

MEMAHAMI PERBEDAAN-PERBEDAAN BUDAYA

  1. Parameter-parameter Budaya
  2. Karakteristik-karakteristik Budaya •
  3. Pendekatan sistem terhadap Budaya •
  4. Istilah-istilah Budaya yang penting 
1. Parameter-parameter Budaya
Budaya adalah gaya hidup unik sekelompok manusia tertentu
Budaya dimiliki oleh keseluruhan manusia
Budaya merupakan pengetahuan yang dapat dikomunikasikan Manusia menciptakan budaya sebagai mekanisme adaptif terhadap lingkungan biologis dan geografis
Budaya memberi andil kepada evolusi sosial
Budaya membantu seseorang untuk memahami wilayah planet dan ruang yang ditempati

2. Karakteristik-karakteristik Budaya
Komunikasi dan Bahasa:
Sistem Komunikasi, verbal dan non-verbal membedakan satu kelompok dengan kelompok lain
Pakaian dan Penampilan:
Pakaian, dandanan, perhiasan luar dan dekorasi tubuh berbeda secara kultur

Makanan dan kebiasaan makan:
Cara memilih, menyiapkan dan menyajikan makanan sering berbeda antara budaya satu dengan lainnya
Waktu dan kesadaran akan waktu
–  Kesadaran akan waktu berbeda antara satu budaya dengan budaya lain
–  Sebagian orang tepat waktu, sebagian lainnya merelatifkan waktu.
–  Penandaan terhadap musim juga berbeda antar budaya

Penghargaan dan pengakuan
– Cara mengamati budaya dapat dilakukan dengan memperhatikan cara dan metode memberikan pujian
– Dalam budaya tertentu, penggunaan celana panjang identik dengan kedewasaan
–  Dalam subkultur bisnis, terdapat penghargaan untuk mengakui hak-hak istimewa kaum eksekutif, seperti  jamuan makan malam, etc.

Hubungan-hubungan
–  Budaya mengatur hubungan-hubungan manusia dan organisasi
–  Hubungan diatur berdasarkan usia, jenis kelamin, status, kekeluargaan, kekayaan, kekuasaan dan kebijaksanaan
 –  Di beberapa negeri hubungan pernikahan yang lazim adalah monogami, sementara yang lain adalah poligami atau poliandri
Nilai dan Norma
   – Nilai yang ada dalam sebuah budaya berbeda dengan nilai yang dianut budaya lainnya
   –  Berdasarkan sistem nilai, suatu budaya menetapkan norma-norma perilaku masyarakat yang bersangkutan
Rasa diri dan ruang
    – Ekspresi budaya akan kenyamanan akan berbeda antara satu budaya dengan budaya lainnya.
   –  Orang Amerika memiliki jarak dan ruang pribadi yang lebih besar antar individu, sementara orang Amerika Latin dan Vietnam menginginkan jarak yang lebih dekat
Proses mental dan belajar
   –  Beberapa budaya menekankan pengembangan otak dibanding yang lainnya
   – Pikiran adalah budaya yang terinternalisasikan (Edward Hall)
    –  Budaya tertentu menetapkan pahala dan hukum untuk mempelajari dan tidak mempelajari informasi tertentu
Kepercayaan dan Sikap
    – Pada budaya tertentu, kepercayaan pada yang transendental, mempengaruhi sikap
   –  Dalam kontinum spiritual, tradisi religius, disadari atau tidak, mempengaruhi sikap-sikap terhadap kehidupan, kematian, dan hidup sesudah mati

 

3. Pendekatan sistem terhadap Budaya
Sistem Kekeluargaan
   – Menyangkut hubungan keluarga dan bagaimana cara sekelompok orang memperanakkan, melatih dan mensosialisasikan anak-anak mereka
Sistem Pendidikan
    – Berkaitan dengan cara bagaimana anggota muda dan baru dalam masyarakat memperoleh informasi, keterampilan, pengetahuan dan nilai-nilai
Sistem Ekonomi  –  Menyangkut cara menghasilkan dan mendistribusikan barang dan jasa
Sistem Politik
   – Sistem politik menyangkut bagaimana memelihara dan melaksanakan kewenangan
   – Model-model kekuasaan politik:sistem kekuasaan absolut, kerajaan, demokrasi atau komunis
Sistem Agama 
 –  Sistem agama berkenan dengan cara memberi makna pada kehidupan spiritual dan hal-hal gaib
Sistem Asosiasi
   –  Menyangkut jaringan pengelompokan yang dibentuk.
    –  Kelompok dapat berupan persaudaraan, kelompok rahasia, kelompok dagang, dll.
Sistem Kesehatan
    –  Berkenan dengan cara suatu budaya menghindari dan mengobati penyakit
Sistem Rekreasi
     – Menyangkut suatu bangsa bergaul, atau menggunakan saat santai mereka.
     –  “bermain” dalam sebuah budaya, dapat dianggap “kerja” dalam budaya lainnya
4. Istilah-istilah Budaya yang penting
Pola dan Tema
   – Pola dan tema biasanya ditentukan secara integratif  atau sumatif
Eksplisit dan Implisit
    –  Budaya yang jelas (Overt) dan tidak jelas (Covert)
Subkultur dan Mikrokultur
    – Dalam sebuah budaya yang memiliki budaya dominan, mungkin terdapat subbudaya yang memiliki ciri-ciri tertentu
Unsur-unsur Universal dan Keanekaragaman
    –  Konsep Universalitas
    –  Konsep Cultural Diversity (keanekaragaman budaya)
Perilaku Rasional/Irasional/ Nonrasional
   – Ukuran-ukuran rasional, irasioanal dan nonrasional didasarkan atas penilaian budaya
Tradisi
   – Tradisi diekspresikan dalam kebiasaan tak tertulis, pantangan dan sanksi-sanksi
Keunikan Budaya
   – Agar terhindar dari etnosentrik
   –  Agar lebih terbuka dan toleran menghadapi “keganjilan-keganjilan” budaya
   –  Untuk dapat mengurangi dampak gegar budaya (cultural shock)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s