Bahas Tuntas Fenomena Indigo

Standar

Anak indigo adalah suatu konsep zaman baru (New Age) tentang anak-anak yang memiliki karakteristik berbeda dari anak-anak seusianya. Anak  indigo memiliki sifat unik yang membedakan generasinya dengan generasi sebelumnya. Istilah indigo (biru gelap) ini sebenarnya menunjukkan warna aura dalam warna kehidupan mereka. Selain itu,  Indigo sendiri juga terkait dengan indra keenam yang terletak pada cakra mata ketiga. Cakra ini dapat menggambarkan intuisi dan kekuatan batin yang luar biasa tajam yang melebihi kemampuan orang kebanyakan.

Kebanyakan dari anak indigo memiliki kelebihan dengan bakat yang luar biasa. Atau secara akademik mempunyai prestasi. Anak indigo juga mampu menunjukkan empati yang sangat dalam dan mudah merasa iba serta tampak bijaksana untuk anak seusianya.
Anak indigo yang lahir di dunia ini  sebenarnya mempunyai berbagai misi. Kebanyakan dari mereka biasanya akan jadi pengkritik suatu rencana yang salah. Selain itu mereka biasanya juga bertugas untuk meluruskan ketidakbenaran dan ketidaksamaan yang ada di sekelilingnya. Hal ini ditunjukkan dengan perilaku mereka yang tidak patuh, dan sering mengalami kesulitan dalam berinteraksi dengan sistem yang berlaku. ,

Indigo dibagi menjadi 4 macam :

1.Humanis. Tipe ini akan bekerja dengan orang banyak. Kecenderungan karir di masa datang adalah dokter, pengacara, guru, pengusaha, politikus atau pramuniaga. Perilaku menonjol saat ini hiperaktif, sehingga perhatiannya mudah tersebar. Mereka sangat sosial, ramah, dan memiliki pendapat kokoh.
2.Konseptual. Lebih enjoy bekerja sendiri dengan proyek-proyek yang ia ciptakan sendiri. Contoh karir adalah sebagai arsitek, perancang, pilot, astronot, prajurit militer. Perilaku menonjol suka mengontrol perilaku orang lain.
3.Artis. Tipe ini menyukai pekerjaan seni. Perilaku menonjol adalah sensitif, dan kreatif. Mereka mampu menunjukkan minat sekaligus dalam 5 atau 6 bidang seni, namun beranjak remaja minat terfokus hanya pada satu bidang saja yang dikuasai secara baik.
4.Interdimensional. Anak indigo tipe ini di masa datang akan jadi filsuf, pemuka agama. Dalam usia 1 atau 2 tahun, orangtua merasa tidak perlu mengajarkan apapun karena mereka sudah mengetahuinya.
Mengapa terjadi anak indigo ?
Banyak teori yang membahas masalah ini. Yang perlu diamati sesungguhnya apa yang terjadi pada anak indigo ini, seperti kemampuan indra keenam/sixth sense. Kemampuan ini sebenarnya bisa dipelajari dan dikuasai oleh orang awam atau orang bukan indigo, jadi tidak semata-mata karunia Tuhan. Getaran bumi yang sedemikian kuat membawa banyak perubahan. Salah satunya adalah makin banyaknya terlahir anak berjiwa matang (old soul) yang memiliki bakat khusus. Bagaimana mendidik agar mereka tidak merasa tertekan dan aneh karena berbeda dengan teman-temannya? Gejala alam rupanya tidak sedikit mempengaruhi hal-hal lain. Waktu yang berjalan demikian cepat menjadi satu indikasi perubahan yang terjadi di bumi.
Selain itu, munculnya anak-anak berbakat dengan jiwa tua atau old soul, juga menjadi tanda perubahan bumi yang begitu cepat. Akhir-akhir ini kita sering disentakkan oleh begitu banyaknya anak yang memiliki pola pikir berbeda dengan anak seusianya. Daya nalar mereka cenderung dewasa, padahal usianya belum mencapai belasan. Kali lain kita dikejutkan oleh anak-anak yang memiliki indra keenam luar biasa tajam, sehingga si anak sampai merasa dirinya tidak normal karena tidak sama dengan teman-temannya. Fenomena lahirnya anak-anak berkemampuan lebih ini sebenarnya sudah sejak lama ada. Sebastian Bach dan Albert Einstein bisa dikategorikan sebagai anak indigo. Musik yang diciptakan Bach disebut sebagai tipe musik anak indigo. Ia menciptakan musik sambil melamun, sama seperti Einstein yang mendapat rumus saat sedang bengong.
Keberadaan anak-anak berbakat ini memang baru disadari sejak tahun 1990-an. Para ahli menyebut mereka indigo. Munculnya anak indigo, menurut Tom, tak lepas dari pengaruh perubahan getaran bumi. Pada tahun 1970 sampai 1980-an, resonansi bumi sekitar 7,83 Hz. Di tahun 2000 menjadi 8,5-9 Hz, sedangkan di tahun 2004 sudah mencapai 13,5 Hz. Secara metafisik, getaran bumi yang semakin cepat akan menimbulkan satu fase, yang menyebabkan terjadinya kenaikan tingkat ke dimensi yang lebih tinggi.
Secara teoretis, getaran bumi yang semakin cepat akan membuat bumi semakin panas dan suhu ikut meningkat. Kenaikan ini juga mengakibatkan perubahan yang cukup signifikan, sehingga membutuhkan orang tertentu untuk menyeimbangkannya. Kelahiran anak-anak berbakat inilah yang akan membantu getaran bumi berjalan lebih smooth, lebih muLus. Kelahiran mereka ditujukan untuk mengubah tatanan dunia supaya menjadi lebih nyaman. Anak indigo datang ke dunia dengan berbagai misi. Cara yang diambil pun beraneka ragam. Bisa lewat kesenian, pendidikan, ilmu pengetahuan, olahraga, ”Semua itu tergantung misi mereka,? katanya. Anak indigo kebanyakan merupakan pendobrak suatu tatanan yang salah. Karena bertugas meluruskan ketidakbenaran itu, mereka umumnya lahir dengan tipe
Opini Psikolog
Psikolog dari Universitas PadjadjaranBandung, Dra Sawitri Supardi Sadarjoen, menyarankan kepada orang tua untuk “menormalkan” anak-anak ini.Sawitri justru menyarankan untuk “menumpulkan”kemampuan si anak. Caranya? Dengan memberi pengertian bahwa apa yang diketahui si anak itu semata-mata faktor kebetulan karena si anak akan tersiksa dengan kelebihan yang dimilikinya. Sawitri beralasan bahwa kemampuan itu akan membuat anak menjadi tidak realistis dan malas. Tapi biasanya, kelebihan anak indigo bisa menjelajah ruang dan waktu. Menurut Soewardi, keajaiban anak indigo terjadi karena ada kesalahan dalam kinerja otaknya. Atau dengan kata lain, sistem kerja otaknya terganggu.
Psikiater anak dan remaja, Dr Tb Erwin Kusuma Sp.KJ(K), memastikan tidak ada yang salah dengan anak indigo. Menurut dia, anak indigo itu normal. ”Mereka cuma berbeda saja”,terangnya. Sebelum memulai praktik kedokterannya di Klinik Pro-V di Jalan Letjen Soeprapto 60, Jakarta Pusat, Erwin memaparkan apa itu anak indigo serta apa yang membedakan mereka. Menyikapi terhadap pandangan bahwa anak indigo harus ditumpulkan kemampuannya Erwin berpendapat tidak setuju dengan pandangan itu. ”Tidak betul itu. Anak indigo itu normal cuma beda saja. Tidak saya rekomendasikan”. Tuturnya. Menurut dr Tubagus Erwin Kusuma SpKj, anak-anak seperti itu semakin muncul di mana-mana didunia, melewati batas budaya, agama, suku, etnis, kelompok, dan batas apa pun yang dibuat manusia untuk alasan-alasan tertentu.Fenomena itu menarik perhatian banyak pihak, karena dalam paradigma psikologi manusia, anak-anak itu dianggap ”aneh”. Pandangan ini muncul karena selama ini kemanusiaan telanjur dianggap sebagai hal yang statis, tak pernah berubah. ”Padahal, semua ciptaan Tuhan selalu berubah,” ujar dr Erwin.

Sebagai hukum, masyarakat cenderung memahami evolusi tapi hanya untuk yang berkaitan dengan masa lalu.”Fenomena munculnya anak-anak dengan kemampuan seperti itu merupakan bagian dari evolusi kesadaran baru manusia, yang secara perlahan muncul di bumi, terutama sejak awal milenium spiritual sekitar tahun 2000 yang disebut Masa Baru, The New Age, atau The Aquarian Age.Semua ini merupakan wujud kebesaran Allah,” tegasErwin.Fisik anak-anak indigo sama dengan anak-anak lainnya, tetapi batinnya tua (old soul) sehingga tak jarang memperlihatkan sifat orang yang sudah dewasa atau tua. Sering kali ia tak mau diperlakukan seperti anak kecildan tak mau mengikuti tata cara maupun prosedur yang ada. Kebanyakan anak indigo juga memiliki indra keenam yang lebih kuat dibanding orang biasa. Kecerdasannya di atas rata-rata.

Menurut Lanny Kuswandi, fasilitator program relaksasi di Klinik Prorevital, mengutip dr Erwin, ”Ada tipe humanis, tipe konseptual, tipe artis, dan tipe interdimensional. Pendekatan terhadap mereka juga berbeda-beda,” sambungnya.
Namun karena dianggap ”aneh”, tak jarang diagnosisnya keliru dan penanganannya lebih bersandar pada obat-obatan. ”Ada anak indigo yang dianggap autis, ADHD (Attention-Deficit Hyperatictve Disorder) maupun ADD (Attention Deficit Disorder). Padahal tanda-tandanya berbeda,” sambung Erwin. Kekeliruan semacam ini juga terjadi di AS, karena banyak ahli menganggap anak-anak itu menderita ”gangguan” yang harus dihilangkan.

Ciri – Ciri : 
 
Anak indigo acap kali menunjukkan perilaku menentang  terhadap suatu pemerintahan. Terkadang dia juga tidak patuh terhadap aturan atau adat yang ada. Disamping itu, anak indigo cenderung juga mengalami kesulitan dalam mengelola emosinya dan memiliki kepekaan tinggi (empati). Tidak jarang pula anak indigo menunjukkan sikap yang sangat dingin dan tidak mempunyai perasaan.

 

Karenanya,  beberapa pihak lantas akan mencap anak indigo dengan indikasi gangguan ADD (attention deficit disorder). Bentuk perilaku tersebut kadang-kadang menyebabkan kesulitan bagi anak-anak ini dalam melewati masa anak-anak, bahkan dalam melewati masa remaja.

 

Tugas seorang anak untuk menjadi anak indigo memang agak rumit, namun demikian kerumitan hidup ini harus tetap dijalani, sebab itu merupakan suatu tugas dalam misi hidupnya. Anak indigo diyakini merupakan salah satu orang yang hadir dan diharap mampu membawa hal baru terhadap suatu kemajuan di bumi ini.

 

Adapun ciri-ciri anak indigo secara umum sebagai berikut;

 

  • Memiliki keinginan kuat dan berdedikasi tinggi untuk melakukan apa yang ada di pikirannya, dan cenderung kurang mematuhi kehendak orang tua.
  • Memiiki sikap bijaksana. Mempunyai tahap kesadaran dan kebersamaan yang melebihi pengalamannya.
  • Cenderung emosional dan reaksioner sehingga sering kali mereka memiliki permasalahan dengan kecemasan, depresi atau bahkan stress.
  • Kreatifitas pikir cukup tinggi dengan otak kanan yang lebih dominan dan aktif. Namun pada sisi lain tetap harus berusaha belajar  menggunakan otak kirinya, terutama di sekolah.
  • Anak indigo sering diduga mengalami ADD ataupun ADHD, karena mereka kerap menunjukkan prilaku impulsive (otak mereka memproses informasi lebih cepat) dan mereka harus tetap bergerak agar selalu fokus.
  • Anak indigo sangatlah sensitif dan memiliki kemampuan untuk melihat atau mendengar sesuatu yang tidak dapat diindera oleh orang awam.
  • Anak indigo belajar secara visual dan kinestetik, mereka bisa mengingat apa yang terekam dalam otaknya dan menciptakan sesuatu dengan tangannya sendiri.
  • Apabila keinginannya tidak terpenuhi, maka dia merasa kesulitan dan menjadi self centered. Namun hal ini bukanlah sifat sebenarnya.
  • Anak indigo mempunyai potensi dan bakat yang luar biasa, namun dapat hilang begitu saja jika tidak sesuai dengan bentuk perawatannya.

Karakteristik Indigo Dewasa :

  • Mereka pintar walaupun tidak selalu berada di tingkatan paling atas.
  • Kreatif dan sangat menikmati menciptakan sesuatu
  • Selalu ingin tahu kenapa, khususnya jika mereka disuruh melakukan sesuatu
  • Muak akan pekerjaan yang banyak dan berulang-ulang di sekolah.
  • Pemberontak di sekolah, menolak mengerjakan tugas dll. atau ingin memberontak tapi tidak berani karena ada tekanan dari orang tua.
  • Punya masalah dengan keberadaan, seperti tidak diterima, atau terasing. Biasanya menimbulkan perasaan ingin bunuh diri, tapi tidak benar-benar melakukannnya.
  • Punya masalaha dengan amarah.
  • Tidak nyaman dengan politik karena merasa suara mereka tidak dihitung, dan tidak peduli dengan hasil yang keluar.
  • Frustasi dengan budaya Amerika tradisional.
  • Tidak terima bila hak-hak mereka diambil atau diinjak-injak.
  • Punya hasrat yang membara untuk merubah dunia, tapi kesulitan menemukan jalurnya.
  • Mempunyai ketertarikan akan hal spiritual dan kemampuan psikis saat usia muda.
  • Punya beberapa “Role model” Indigo.
  • Punya intuisi yang kuat.
  • Punya sifat atau jalan pikir yang tidak biasa, sulit fokus pada tugas, atau meloncat-loncat di tengah pembicaraan.
  • Pernah mengalami pengalaman spiritual, psikis dll.
  • Sensitif terhadap yg berhubungan dgn listrik.
  • Mempunyai kesadaran akan dimensi lain.
  • Secara seksual sangat ekspresif atau malah menolak seksualitas aga bisa mencapai kesadaran spiritual yang lebih tinggi.
  • Mencari arti hidup mereka dan mengerti tentang dunia, mereka bisa mencarinya dengan melalui agama, buku dll.
  • Waktu mereka merasa diri mereka seimbang, mereka akan menjadi kuat, sehat, dan individu yang bahagia.

Cara Orangtua Menanganinya :

Dalam menangani anak indigo ini, yang prlu diperhatikan adalah bahwa mereka memiliki masalah dalam mengelola emosi. Pada beberapa anak,  hal ini disebabkan karena kecemasan, bisa juga karena prilaku obsesif kompulsif atau kepanikan yang berlebih (panic attack). Penyebab lain muncul sehubungan dengan proses adaptasi yang mereka lakukan secara keras,  untuk belajar dan memahami cara “tradisional” dalam kebiasaan rutin masyarakat pada umumnya.  Akibatnya, kesulitan adaptasi tersebut terkadang membuat  beberapa anak indigo menunjukkan reaksi kemarahan, depresi, bahkan menyakiti diri sendiri secara berlebihan, bahkan tidak dapat dijelaskan secara logis dan menakutkan orang tuanya.

 

Anak indigo sebenarnya memiliki enerji getaran tinggi dengan pola menetap, yang kemudian ditunjukkan dengan aura warna indigo pada tubuhnya. Getaran enerji tinggi ini menghasilkan perbedaan terhadap fungsi tubuh dan otak pada anak indigo. Manakal  mengalami stress,  anak indigo akan mengembangkan pengaturan dalam otak. Ada kalanya cara ini akan menghasilkan sesuatu yang dianggap berbahaya di kalangan pemikiran logis dan rasional, karena memunculkan reaksi emosional yang berlebih.

 

Untuk dapat memahami enerji dasar dan mampu mengamati keadaan enerji pada saat anak indigo sedang dalam keadaan tidak stabil, ada baiknya bagi orang tua untuk melibatkan terapis, terutama saat bekerja sama dengan anak ini. Diperlukan adanya pemahaman dasar mengenai enerji  dengan mengajarkan pada mereka cara melindungi diri. Hal lain yang tidak kalah penting yaitu dengan mengajar anak indigo dan orang tuanya mengenai teknik dalam menyeimbangkan enerji  dan cara untuk mengurangi stres pada anak, sehingga anak tidak terpengaruh pada enerji  negatif.

Sumber :
-wikipedia
-http://laskarpelangianakbangsa.blogspot.com
-http://aksarasahaja.wordpress.com
-http://chairulanwar06.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s