Perekayasaan opini Publik

Standar

Praktisi public biasanya melakukan kampanye bertujuan untuk menggalang atau merekayasa iopini public yang disusun secara periodic dan tertentu dalam program khusus.sebelum melakukan kampanye biasanya melakukan agenda seting : penyusunan suatu benda atau sekenario untuk mengangkat topiik tertentu atau tema tentang isu apa yang diangkat melalaui tehknik publikasi atau promusi
Dalam melakukan agenda seting biasanya harus berkerja sama dengan pers atau media untuk menggangkat isu tertentu kepada public yang nantinya akan memperoleh respon baik positif maupun negative melalui jangka waktu tertentu.yang menjad titik tolak berhasil atau tidaknya merekayasa opini public melalui tekhnik kampanye PR untuk memperoleh publisitas seperti apa yang diharapkan

Opini public merupakan aspek ynga penting untuk keberhasilan menciptakan opini public positif dan pada akhirnya akan tercipta suatu citra yang baik bagi lembaga atau organisasi yang menjadi tanggung jawabnya.
Ptraktik PRmenciptakan opini public ada tiga cara :
• tekanan : biasanya menggunakan pengaruh berdasarkan kewibawaan,charisma pribadi
maupun berdasarkan jabatan
• membeli : dengan cara membeli suara atau menyogok agar mendapat dukungan

• bujukan /persuasive ; mengubah opini public,mengkristalisasi opini public,membujuk agar
Menguntungkan
Poses terjadinya opini public adalah :
• mengangkat kepermukaan suatu isu melalui agenda setting berkerja sama dengan pihak pers
• memaparkan isu atau topic tersebut kemudian di perdebatkan dan mencarikan jalan keluarnya
• mengarah atau menggiring isu atau topic tersebut kearah pemecahan agar dapat diterima

Merekayasa berita yang menguntungkan
Khusunya dilakukan dengan cara propaganda dalam hubungan kepentingan dan pembentuakn atau perekayasaan opini public atau berita untuk melemahkan mental lawan sehingga dapat menetralisir berita yang kurang menguntungkan .contohnya saja ketika pemilu para pejabat uyang hendak naik kekursi pemerintahan mereka mengumbar janji dan iming-iming msa depan yang lebih baik namun menuai kebohongan dan cara kampanye tersebut melanggar norma dan etika memberikan dampak yang lebih buruk karna dapat merusak nilai kepercayaan saluran umum komunikasi

Dalam memilih media untuk kepentinggan ampanye berit perlu di perhatiakan hal sebagai berikut :
• siapa dan bagaimana tipe pembicaranya
• kebijakan umum tentang keredaksiannya
• jangkauann media yang bersangkutan
• bagaiman kredibilitas media tersebut
• media tersebut berpengaruh tidak dimata masyarakat
menetapkan strategi penulisan berita :
• Strategy of publicity : melakukan kampanye untuk penyebaran pesan melalui proses publikasi suatu berita suatu media berkerja sama dengan para media
• Strategy of persuation : membujuk atau menggalang khalayak melalui tehknik sugesti atau persuasive untuk mengubah opini
• Strategy of argumention : diapakai untuk mengantisipasi berita negative yang kurang menguntungkan kemudian dibentuk berita tandingan
• Strategy of image : pembentukan berita positif dalam publikasi untuk menjaga citra lembaga termasuk produknya

Ada yang mengtakan berita baik adalah segala sesuatu yang terbaru dan terhanggat dan juga actual dan dapat menarik perhatian sebagian pembacanya.fungsi jurnalistik adalah control social dengan memberikan informasi ,menginterprtasikannya ,membimbing ,mendidik,hingga menghibur dengan berita yang di sampaikan dalam bentuk langsung atau feature news biasanya dalam bentuk opini ,hiburan ,profil.
Dan berita yang bernilai adalah menjamin publisitas positif di berbagai media massa yang memiliki nilai beritadan harus menghindari berita yang berbau superlative atau puff atau berita yang bernada memuji diri sendiri dan tak memiliki nilai

Publisitas adalah alat terpenting dalam bauran promosi maupun dalam bauran PR komponen yang cukup berperan dalam menunjang keberhasilan promosi perbedaan publikasi dengan promosi adalah promosi ada pada bagian marketing berupaya membujuk dengan melakukan pendekatan produk dan jasa kepada konsumen dan akhirnya terjadi transaksi jual beli Sedangakn PR adalah mendekatkan dan menarik perhatian konsumen pada khalayak sasarannya kea rah lembaga yang pada perusahaan yang di wakilinya.publisitas PR lebih berorientasi pada perusahaan secara utuh sedangkan promosi lebih menekankan pada produk.
Dalam publisitas pada penampilannya ada 3 macam :
• nilai kepercayaan diri gabungan iklan dengan editorial pada media lebih di percaya dari pada sebuah iklan
• menjembatani iklan : publisitas menjangkau pembaca yang kurang senang dengan iklan
• efek mendramatisir biasnay publisiats menimbulkan efek mendramatisir denagn perekayasaan citra melalui berita
perbedaan publikasi dengan ppublisitas
kegiatan publikasi lebih menekankan pada proses dan tehknik untuk mempersiapkan dan menerbitkan media komuniksi demi kepentinggan kegiatan dan aktifitas humas dalam upaya penyampaian pesan.
Dalam upaya penerbitan media :
• media external : brosure,leaflet,booklet,poster,flier,
• media internal : intern magazine ,news release, pers release,advertorial ,company profile, annual financial report
sedangakn publisitas merupakan kegiatan yang telah diciptakan dari kegiatan teknis dan proses melallui media publikasi tersebut..ada beberap jenis publisitas :
• pure Publicity : jenis publisitas yang sama dengan nilai berita yang muncul di media pers
• Tie publiscity : publisitas yang disenganja yang diselenggarakan oleh humas
• Paid publicity : publisitas yang harus di bayar seperti membuat artikel sponsor,sisipan atau periwara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s