PUBLIK RELATIONS DAN MASS COMMUNICATION

Standar

Apa yang di maksud ” mass communication” adalah komunikasi dengan menggunakan media massa yaitu pers,radio, film,dan televisi, dengan mana ” message” dapat diterima  oleh komunikan yang heterogen dan anonim secara”timely“(tepat), massal, dan simultaneously(bersamaan).

Untuk menjangkau massa ini diperlukan adanya komunikasi sebab tanpa ada komunikasi, interaksi tidak akan terwujudkan. Kekacauan sering timbul dimasyarakat karena ada hambatan-hambatan didalam menyelenggarakan komunikasi itu. Salah pengertian, timbulnya opini yang unfavorable dapat terjadi karena” message” yang disampaikan tidak” accurate” dan karena kurangnya informasi. Selain itu dapat juga disebabkan, karena penyampaian “message” tidak tepat,tedak sesuai dengan keadaan, waktu dan tempat.

Pada dasarnya apa yang orang lihat, dengar, dan baca merupakan kekuatan dalam pembentukan opini, sehingga hal ini dapat menimbulkan sensor didalam komunikasi tentang apa yang mereka tidak boleh dengar dan tidak boleh baca.Menurut Joseph Klapper di dalam tulisannya The Social Effect of Mass Communication , tiap manusia yang hidup ditengah-tengah masyarakat, lembaga-lembaga sosial adalah subjek berbagai pengaruh termasuka mass communication yang menggunakan pers,radio, film,televisi.

Mass Communicaton menurut Klaper dapat mempengaruhi audience, merubah sikap, opini, selera dsb. Bila audience itu “predisposed toward change“(peka, vatbaar untuk mengubah sikap ,ide, dan sebagainya). Perubahan dapat diakibatkan oleh soal-soal psikologis. Misalnya seseorang merasa kecewa didalam pekerjaan, studi, partai dan sebagainya karena adanya sesuatau yang tidak dapat memberikan kepuasan lagi padanya.

Mass Communication dapat merupakan suatu kekuatan dalam pembentukan opini mengenai isu- isu baru dimana audience belum mempunyai”predispositions“. Dalam hal ini dapat diartikan belum memiliki pegangan yang tetap. Mass media akan membuat orang-orang yang semula sudah pasif,tetap pasif dan akan memberi stimulipada mereka yang ingin belajar.Tapi jarang sekali merubah sikap dan pendirian orang-orang. Pada umumnya mass media menguatkan sikap, selera , behavior yang sudah ada pada audience, termasuk keinginan untuk mengadakan perubahan pada dirinya. Media itu sangat efektif dalam merubah sikap audience nya, bila audience itu tidak begitu tetap dalam pendiriannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s